Pages

Hilangkan Virus Facebook dengan Cepat!

2 komentar
 
Hmm...pernahkah Facebook kalian terinfeksi spyware, advertiement yg berlebihan, dan spam? Mungkin gejala-gejala dari virus tersebut dapat kalian baca di postingan sebelumnya yaitu.

http://prihandanacam.blogspot.com/2010/11/virus-alert-di-facebook.html

Nah, pada postingan kali ini, saya akan lebih membahas ke cara menghilangkan virus ini bukan pencegahan pada facebook ( pada postingan sebelumnya menjelaskan pencegahan di facebook ). Ketika kalian sudah diserang dengan advertisement yang banyak, dan crush message di bawah wall kalian. Cara-cara yang mesti kalian lakukan adalah seperti berikut :

Install Ulang Browser!

Dengan Menginstall ulang Browser, dapat mengembalikan facebook kalian seperti semula. Karena terdeteksi, bahwa virus/spam akan menyerang bagian cookies dari browser itu sendiri. Dan mereka akan terus beraksi sampai mereka dibasmi dengan menginstall ulang, atau mengupdate browser yang sering kalian pakai. Dan setelah itu, segera lakukan pencegahan mulai dari Firewall>>Facebook Privacy>>Dan Facebook Privacy App

Karena pada virus sering berkeliaran pada App yang sering kalian klik (asal klik). Nah, dengan 1 cara di atas, dapat dipastikan advertisement, crush message, dan spam2 lainnya akan mampu teratasi. Trust me, it works! Hehehe...

Thanks to Bimananda Mahardika ( atas intuisinya yg tidak sengaja mengupdate mozzila dan terbukti membaik lagi ) hehehe...
Readmore...

Meniru Prosedur Delete Pascal

3 komentar
 
Procedure Delete(st,indeks,jumlah);
Mungkin, itulah satu prosedur yang kita pelajari dalam String Pascal. Nah, disini saya akan membahas bagaimana procedure itu bekerja ( dengan versi saya tentunya ).. hehe... untuk membuat tiruan dari prosedur delete, kita memerlukan beberapa algoritma dan prosedur lainnya juga. Dimulai saja yah, prosedur yang penting disini adalah Copy, dan fungsi nya fungsi yang berulang, yaitu fungsi for. Nah, ayo kita obrak-abrik. Langkah :


1. Inisiasi Variabel yg diperlukan : st,indeks,jumlah, hasil, copa,copb
2. Inisiasi Nilai-nilai variabel
3. Mengetahui penggunaan prosedur delete
4. Susun algoritma dengan fungsi copy
Nah, disini ide saya adalah membuat copy string setelah indeks dan fungsi for sebelum copian tersebut. Agar lebih jelas, kita simak program di bawah ini :

uses crt;
st: string;
i,n : integer;
k : integer;
hasil : string;
copa,copb : string;
begin
clrscr;
write('string : ');
readln(st);
write('indeks : ');
readln(indeks);
write('jumlah : ');
readln(jumlah);
panjang:=length(st);
for i:=1 to n do
copa :=copa+st[i];
for i:=n+1+k to lenght(st) do
copb:= copb+st[i];
hasil := copa+copb;
writeln('hasil : ',hasil);
end;


Pada bagian fungsi for, copa:=copa+st[indeks-1]

seperti dalam halnya membuat deret bilangan, pada fungsi for digunakan pengulangan ini agar copa menghasilkan string berurut dari indeks:=1 ke indeks-1. Kenapa indeks-1? Yap, karena indeks-1 menyatakan agar string yg kita delete, tidak akan ikut serta pada hasil akhir. Misal, abcd, indeks 2, berarti b yg akan di delete, maka, agar b tidak tampil, kita gunakan for 1 to indeks-1 do.. hmm.. next,

Pada bagian prosedur copb, copb:=copb+st[i];

nah, pada bagian ini, kita akan mengcopy bagian setelah indeks terhapus. Dan mereplace kopian tersebut setelah bagian yang akan didelete. Misal, abcd adalah stringnya. Indeks=2 dan jumlah yg dihapus=2, maka yg akan dihapus adalah bc, dan copb akan mengkopi, (abcd,2+2,4), fungsi tersebut akan menghasilkan string 'd' saja. Lalu digabung pada pernyataan,

hasil :=copa+copb;

hmm.. bisa dicoba programnya, dan mungkin bisa dibuat alternatif yang lain, selain program saya ini. Hehehe... inilah tiruan gaya prosedur delete string pada Pascal, semoga bermanfaat sebagai source code. Hehe...




Readmore...

Iklan Film Horor Bikin rating TV turun he..

0 komentar
 


Membayangkan film horror, waw, pasti bayangan yang terbesit di pikiran adalah ketakutan, pembunuhan, pocong, kuntil, grandong, mak lampir, dan sebangsa orc lainnya ( wkwkwk ). Tapi, theme horror ini sering juga membuat rating tv yang turun. Ini memang masalah kcil yg coba ane angkat hehe. Dari balita sampai orang dewasa pun pasti rada serem lah sama yang namanya horror, apalagi thriller ( bikin muntah ). Nah, disini, iklan-iklan film horror emg sering disebar di berbagai siaran tv ya, pastilah bwt promo. Tp, pernahkah kalian merasa takut dan ingin mengganti channel tv tersebut karena seram? Wkwkwkwk.. saya mengalaminya. Hehehe.. di suatu malam, saya tau channel tv ini punya iklan film horror, Saksikan, Pocong Berkepala Dua!! Wkwkwk… serem bgt. Tp channel ini ada kartunnya, lg seru2nya nonton, lhaaa,, ini iklan horror muncul aja, wekss… kapok dah, gak nyari2 channel ini lagi sampe iklannya udah dicabud.. hehe.. emg sedikit berlebihan, tp rasa takut sih ada, apalagi yg lebih alay dari saya ya? Wkwkwk.. bisa2 di cabut tv nya.. hehehe… ya sdikit pengalaman ini member ide bwt saya, yah, kl iklan horror trus lanjut ( apalagi dengan durasi yang lama ) waduuh… bahaya tuh channel.. bs2 kehilangan lumayan bnyk penggemar.. pada jam2 tertentu pastinya..wkwkwkwk… sekedar intermezzo aja sih, tp gak pasti jg rating bakal turun drastic, wkwkwk.
Readmore...

Fibonacci Source Kode Analysis

2 komentar
 

Barisan Fibonacci sebenarnya adalah barisan yang bisa dibuat dengan fungsi yang paling sederhana yaitu fungsi For. Pada Fungsi ini akan dibahas bagaimana membuat barisan Fibonacci dengan Fungsi For secara lebih sederhana disertai dengan analisis program.

Seperti yang kita ketahui, fungsi For berbeda dengan fungsi While, karena pada For tidak bisa menyatakan kenaikan pencacah lebih dari satu ( dari literatur yang saya baca ). Tapi, ternyata For bisa menyatakan deret aritmatika layaknya fungsi While. Sebelum memulai fibonacci, kita mulai dengan deret sederhana.


Uses crt;

Var

I, f1, f2, f : Integer;

begin

clrscr;

writeln('Deret Aritmatika');

write('1');

write('1');

f1:=1;

f2:=3;

for I:=3 to 10 do

begin

f:=f2+2;

write(f);

f2:=f;

end;

end.


Akan menghasilkan screen, 135791113 dst


Ayo kita perhatikan pada bagian pernyataan,

for I:=3 to 10 do

begin

f:=f2+2;

write (f);

f2:=f;

end;

Di pernyataan tersebut, I merupakan variabel pengulang, layaknya baris dan kolom pada postingan sebelumnya. Nah, dari pernyataan begin, kita harusnya mengetahui, bahwa fungsi For ini bisa juga dimanfaatkan layaknya fungsi While.

F:=f2+2; menandakan bahwa f selanjutnya adalah sama dengan f2+2

dan ditulis pada write(f)

pernyataan terakhir adalah kunci dari program. Seperti pada fungsi While, terdapat biasanya pada bagian terakhir pola dari pencacah. Misalkan :

while pencacah <=10 do

begin

write(pencacah);

pencacah:=pencacah+1;

end;


Nah, mirip dengan pernyataan akhir dari while, pencacah:=pencacah+1;

pada program Aritmatika kita tadi, kita membuat pernyataan terakhir f2:=f; yang bermakna, pada akhir pola f2=f. Untuk lebih jelasnya perhatikan deret ini,

13579

1 adalah f1, 3 adalah f2, 5 adalah f. Ketika kalian mencantumkan pernyataan f2:=f tadi, maka ini akan bermakna, pada akhir pola f2:=f. Misalkan akhir pola ke-4, suku ke-4 adalah 7, angka 7 ini dianggap =f2 oleh pernyataan tadi. Maka pada suku berikutnya akan berlaku f:=f2+2.

Pertanyaannya mengapa tidak f:=f2? Jika ini pernyataan terakhir kalian, ini tidak akan menghasilkan deret, karena untuk f3,f4,f5,f6 akan selalu bernilai f2+2. 135555 itu yang akan muncul di screen. Bila f2:=f maka f3 dianggap f2 tapi nilainya selalu bertambah, layaknya pencacah+1.


Pada Program Fibonacci

uses crt;

var

I, f, f1,f2 : integer;

begin

clrscr;

writeln('Fibonacci');

write('1');

write('1');

f1:=1;

f2:=1;

for I:=3 to 10 do

begin

f:=f1+f2;

write (f);

f1:=f2;

f2:=f;

end;

end.


Kuncinya hanya berada pada bagian terakhir pernyataan, karena Fibonacci adalah deret yang memiliki rumus f:=f1+f2; dan pada bagian f1:=f2; dan f2:=f akan bermakna :

f1=1, f2=1, f3=2

pada pola berikutnya, f1 itu f2, f2 itu f, dan f itu f1+f2

itulah arti pernyataan For yang merangkap While yang berusaha saya terangkan tadi. Hmm.. susah memang menjelaskannya secara kata, tapi pada contoh di atas saya rasa sudah cukup jelas. Hm.. kembangkan source code yang ada!!! another post will published soon.

Readmore...

Pola2 Fungsi For Pascal

15 komentar
 
Salah satu fungsi dalam Pascal adalah fungsi For. Fungsi pengulangan yang banyak memiliki pola2. Hmm... Check it out aja deh,
1. Pola Segitiga Memanjang Ke Bawah

Uses crt;
Var
Baris,
Kolom : Integer;
Begin
Clrscr;
For Baris:=1 To 10 Do
Begin
For Kolom:=1 To Baris Do
End;
End.

Pada Struktur Program ini, akan menghasilkan :
1
12
123
1234
12345

Dan seterusnya...
Analisis dari struktur ini, digunakan For Bercabang "For di dalam For". Pada Pernyataan For Baris:=1 to 10 do
Begin
For Kolom :=1 to Baris do
Write (Kolom);
Writeln;
Memiliki arti, Baris akan mengulang dari 1 sampai 10 kali, dan Kolom akan tampil sesuai banyaknya baris tersebut. Jika baris pertama, jumlah angka yang tampil juga 1. Dan, angka awalan dari kolom maupun baris ini adalah 1 ( karena For Kolom:=1 dan For Baris:=1).
Nah, berikutnya ke struktur program For lainnya :
Uses crt;
Var
Baris,
Kolom : Integer;
Begin
Clrscr;
For Baris:=1 to 10 do
Begin
For Kolom:=Baris to 10 do
Write (Kolom);
Writeln;
End;
End.

Akan menghasilkan Pola :
12345678910
2345678910
345678910
45678910
5678910
678910
78910
8910
910
10

Arti dari struktur program ini,
dari Pernyataan : For Kolom:=Baris to 10 do
Berarti, bahwa Kolom akan dimulai dengan angka dimana Baris itu berada. Misalkan pada Baris pertama, Kolom akan menunjuk angka 1, baris kedua angka 2, dan kolom akan memanjang sampai dicapai nilai 10. Misal pada Baris 1, dimulai dengan angka 1 sampai 10, Baris 2 dimulai dengan angka 2 sampai angka 10, dan setersunya.. sehingga terbentuk pola segitiga terbalik..
hmmh... sekedar catatan untuk mengingatkan di Blog saja. Hehe, sekalian sharing pengalaman menggunakan Pascal ( maklum Newbie ).. hehe..


Readmore...